Melanjutkan posting journal beberapa hari yg lalu ttg Virus yang Aneh sebelumnya. Mohon maaf sebelumnya, karena baru sempet saya lakukan proses scanning FDD yg terinveksi virus aneh seperti yg saya posting di journal saya sebelumnya. Begini laporannya >>
Baru saja selesai beberapa menit yg lalu saya melakukan scanning virus di FDD ku. Tidak memakan waktu yg lama, hanya butuh sekitar 5 menit, dan ini menggunakan Anti Virus portable buatan anak negeri, SmadAV 3.4. Kenapa bukan pake PCMAV 1.1 ? Iyah, karena file PCMAV 1.1 yg aku punya tiba2 rusak karena keberadaan virus aneh ini, so, saya berpindah menggunakan anti virus portable yg lainnya, saya gunakan SmadAV 3.4.
Pertama saya running antivirus portable tsb, kemudian saya lakukan pemilihan opsi yg harus saya jalankan di windows. Saya meletakkan semua tanda check mark pada tiap opsi yg ada di bagian System Editor, panelnya terletak di bagian kanan atas. Ini saya lakukan supaya SmadAV 3.4 bekerja lebih optimal dengan diberlakukannya semua opsi yg harus berjalan di system Windows.
Baru saja selesai beberapa menit yg lalu saya melakukan scanning virus di FDD ku. Tidak memakan waktu yg lama, hanya butuh sekitar 5 menit, dan ini menggunakan Anti Virus portable buatan anak negeri, SmadAV 3.4. Kenapa bukan pake PCMAV 1.1 ? Iyah, karena file PCMAV 1.1 yg aku punya tiba2 rusak karena keberadaan virus aneh ini, so, saya berpindah menggunakan anti virus portable yg lainnya, saya gunakan SmadAV 3.4.
Pertama saya running antivirus portable tsb, kemudian saya lakukan pemilihan opsi yg harus saya jalankan di windows. Saya meletakkan semua tanda check mark pada tiap opsi yg ada di bagian System Editor, panelnya terletak di bagian kanan atas. Ini saya lakukan supaya SmadAV 3.4 bekerja lebih optimal dengan diberlakukannya semua opsi yg harus berjalan di system Windows.
Hasil deteksi yg dilakukan SmadAV 3.4 sangat mengagumkan, meski Anti Virus ini jarang sekali dilakukan update oleh developernya, kalo tidak salah dulu Antivirus ini dikembangkan oleh seorang anak SMA kelas 2 di Palembang dengan didukung oleh Kepala Sekolahnya, tetapi untuk melakukan scan jenis virus dengan code heuristic yg baru sekalipun, Antivirus SmadAV ini mampu mendeteksi keberadaan virus dengan varian terbarunya, sekaligus melakukan perbaikan yg perlu dilakukan. Kali ini virus yg menginveksi FDD ku dideteksi oleh SmadAV 3.4 sebagai virus jenis Worm, dengan nama Brontok Gen.3 dan Amora. Brontok generasi ke-3 muncul, Amora sepertinya bukan pendatang baru. Meski Brontok worm generasi ke-3 dengan heuristic code yg baru, tapi masih tetap bisa dideteksi. Pembuat virus worm ini kalah beberapa langkah dari pembuat antivirus SmadAV 3.4. Salut buat pengembang SmadAV. Seharusnya pemerintah juga memberikan support dan fokus perhatian untuk pengembangan software seperti ini, supaya pengembangan negeri ini juga berimbang, antar kemampuan finansial juga kemampuan pemikiran / kecerdasan. Hasil scanning virus tsb bisa dilihat dalam screenshot berikut >>>
Virus terdeteksi oleh SmadAV 3.4, perhatikan yg saya beri lingkaran
Virus bisa dibasmi dengan mudah oleh SmadAV 3.4
Semoga para pembuat virus lokal, bisa mengerti kondisi mereka, mereka melakukan pekerjaan yg sia-sia membuat virus, karena antivirus yg satu ini sudah bisa mendeteksi jenis code yg digunakan untuk mencipta suatu virus, terutama jenis virus worm. Untuk virus Trojan, saya akan percayakan pada antivirus mancanegara, mereka lebih paham ttg code yg digunakan dalam Trojan




Tidak ada komentar:
Posting Komentar